jpnn.com - PALU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, masih belum bisa dipadamkan.
Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (12/9) sekitar pukul 16.00 WITA, itu menghanguskan sekitar 50 hektare lahan, terdiri atas 20 hektare perkebunan dan 30 hektare gambut.Selain lahan, SMA 1 Pamona Selatan juga dilaporkan terdampak akibat kebakaran yang terus meluas.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng Asbudianto mengatakan sampai saat ini api belum dapat dipadamkan.
"Api dengan cepat merambat hingga ke area pemukiman warga serta fasilitas sekolah," ungkapnya dalam keterangan di Palu, Minggu (13/9) petang.
Kebakaran dipicu angin kencang yang menyebabkan api dengan cepat merambat dan meluas hingga mendekati kawasan permukiman warga serta fasilitas pendidikan.
Kebakaran juga menyebabkan dua anggota pemadam kebakaran terdampak dalam proses penanganan. Laporan sementara, tidak terdapat warga yang mengungsi.
Tim gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, BPBD, Damkar, Manggala Agni, dan masyarakat, telah melakukan asesmen, berkoordinasi dengan aparat setempat, serta melakukan pemadaman bersama.
Sementara itu, kebutuhan mendesak di lokasi, antara lain tangki air, selang pemadam, mesin pemadam, tandon, serta mobil tangki air.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













