jatim.jpnn.com, MALANG - Pertamina Fuel 1 Malang menambah pasokan Pertalite di wilayah Malang Raya menjadi 888 kiloliter (KL) per hari dari kondisi normal 700 KL per hari. Penambahan suplai tersebut dilakukan untuk memenuhi peningkatan konsumsi masyarakat terhadap BBM bersubsidi jenis Pertalite.
Sales Branch Manager Pertamina Fuel 1 Malang Imam Rizky mengatakan konsumsi Pertalite di Malang Raya meningkat sekitar 6-10 persen sejak Agustus 2026.
"Kami menambah suplai dari depo di Jalan Halmahera, secara normal penyaluran 700 kilo liter per hari tapi sekarang menjadi 888 kilo liter per hari. Di Malang Raya kenaikan konsumsi antara 6-10 persen untuk Pertalite," kata Imam, Selasa (8/9).
Menurut dia, salah satu faktor peningkatan konsumsi Pertalite adalah meningkatnya aktivitas mahasiswa baru yang mulai menempuh pendidikan di wilayah Malang Raya, khususnya Kota Malang.
Selain itu, terjadi pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi di kalangan pengguna kendaraan roda dua.
"Dari sisi roda dua meningkat kebutuhannya. Kemudian, pascapenyesuaian harga terutama produk BBM nonsubsidi ini secara tidak langsung menyebabkan masyarakat shifting (menggeser) dari yang tadi memakai Pertamax, dia balik ke Pertalite karena harganya lebih murah," ujarnya.
Pertamina juga menambah pasokan BBM subsidi jenis Solar sebesar 20 persen.
Penyaluran Solar yang sebelumnya rata-rata 280-300 KL per hari kini ditingkatkan menjadi sekitar 360 KL per hari.







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)











