jogja.jpnn.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dengan program revitalisasi sekolah.
Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul mencatat setidaknya ada 114 sekolah dari berbagai jenjang yang resmi masuk dalam program revitalisasi pada tahun ini.
Program ini menyasar jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).
Sekretaris Disdikpora Bantul Titik Sunarti Widyaningsih mengatakan sekolah-sekolah yang rencananya menerima bantuan sudah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS).
Menurut dia, program itu sudah menyasar 61 PAUD, 36 SD, dan 17 SMP. Pengerjaan fisik di lapangan pun sudah berjalan dengan progres yang bervariasi.
"Progresnya bermacam-macam tergantung tanggal PKS dan tanggal dimulai setelah dana diterima oleh masing-masing sekolah atau lembaga," kata Titik di Bantul, Rabu (9/9).
Titik mengatakan sasaran pembenahan fisik di setiap sekolah disesuaikan dengan kebutuhan yang tertera dalam sistem aplikasi program.
Fokus pengerjaan meliputi perbaikan dan pembangunan ruang kelas, ruang administrasi, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), toilet, fasilitas sanitasi, hingga penataan lingkungan sekolah.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)











