jpnn.com, PEKANBARU - Ditreskrimum Polda Riau melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam seorang pelajar bernama Fahri di Pekanbaru untuk memastikan penyebab kematiannya.
Kepala Subdit IV Ditreskrimum Polda Riau AKBP Abdullah Hariri mengatakan ekshumasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan keluarga yang meminta kepastian penyebab kematian korban melalui pemeriksaan forensik.
Keluarga menduga kematian korban berkaitan dengan perkelahian yang dialaminya beberapa hari sebelum meninggal dunia.
"Hasil autopsi ini nanti akan menjadi dasar kami untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban," kata AKBP Hariri di Pekanbaru, Kamis.
Dari penyelidikan sementara, Fahri diketahui mulai mengeluhkan sakit nyeri di sekujur tubuh pada 12 Juli 2026. Pada malam harinya, keluarga juga mendapati air seni korban berwarna hitam ketika membantunya ke kamar mandi.
Melihat kondisi tersebut, keluarga membawa korban ke Rumah Sakit Aulia untuk mendapatkan penanganan medis. Hasil pemeriksaan "CT scan" saat itu menunjukkan dugaan memar pada bagian kepala serta cedera di leher.
"Meski sempat menjalani perawatan, kondisi korban terus memburuk hingga meninggal dunia pada 14 Juli 2026 sekitar pukul 18.30 WIB," ucapnya.
Sebelum meninggal, lanjut AKBP Hariri, korban sempat menyampaikan kepada keluarganya bahwa dia terlibat perkelahian dengan seorang teman berinisial B. Pihak keluarga kemudian membuat laporan polisi.






















.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

