PPP Minta Ambang Batas Parlemen 2-3 Persen

1 month ago 14

Selasa, 07 Juli 2026 – 09:00 WIB

PPP Minta Ambang Batas Parlemen 2-3 Persen - JPNN.com Jakarta

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono (tengah) didampingi Ketua DPW PPP Nusa Tenggara Barat (NTB) Muzihir (kiri) dan Sekretaris DPW PPP NTB, Sitti Ari (kanan) usai melantik Pengurus DPW PPP NTB dan DPC PPP Kabupaten/Kota di NTB periode 2026-2031 di Mataram, Sabtu (4/7/2026). Foto: ANTARA/Nur Imansyah.

jakarta.jpnn.com - Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengusulkan ambang batas parlemen di bawah empat persen.

“Karena kita ingin membangun demokrasi yang transparan dan akuntabel, menurut pandangan saya harus diturunkan dari empat persen, apakah tiga persen atau dua persen," kata Mardiono, Sabtu (4/7).

Dia menilai ambang batas parlemen di bawah dua atau tiga persen merupakan angka yang paling ideal bagi PPP. 

Muhamad Mardiono menyebut ambang batas parlemen sebesar nol persen tidak bisa diwujudkan.

“Kalau nol persen, nggak mungkin,” kata Mardiono.

Menurut Mardiono, ambang batas parleme sebesar nol persen akan menimbulkan efek negatif. 

“Kalau nol persen, akan ada ribuan partai bermunculan,” kata Mardiono.

Mardiono menegaskan rakyat akan menjadi penyeleksi jika ambang batas parlemen nol persen.

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengusulkan ambang batas parlemen di bawah empat persen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jakarta di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |