jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Pembina DPP Perempuan Bangsa Rustini Muhaimin menyapa sekaligus memotivasi ribuan santri putri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Selasa (22/9).
Rustini hadir didampingi Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh, Wakil Bupati Situbondo Ulfiah, serta anggota DPRD Jawa Timur Mamlulah Harun.
Di hadapan para santri, Rustini menegaskan bahwa pesantren bukan sekadar tempat untuk menimba ilmu agama. Menurutnya, pesantren juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, adab, kepemimpinan, ketangguhan, dan kepedulian sosial.
“Santri adalah bagian penting dari masa depan Indonesia. Bangsa ini membutuhkan generasi yang memiliki ilmu sekaligus akhlak; cerdas sekaligus berintegritas; modern tetapi tetap memiliki akar nilai,” kata Rustini.
Rustini juga mengajak santri putri memahami perjalanan panjang perempuan dalam sejarah.
Dia mengingatkan bahwa pada masa jahiliyah, perempuan menghadapi kondisi yang berat, termasuk praktik pembunuhan bayi perempuan. Kondisi tersebut, menurut Rustini, berubah setelah Islam melalui Nabi Muhammad SAW membawa ajaran tentang kemuliaan dan hak-hak perempuan.
Karena itu, dia meminta para santri mensyukuri kesempatan yang dimiliki saat ini, termasuk kesempatan memperoleh pendidikan dan mengembangkan cita-cita.
“Santri putri memiliki posisi yang sangat strategis karena kelak akan menjadi ibu, pendidik, pemimpin, profesional, pengusaha, aktivis sosial, dan penggerak masyarakat,” ujarnya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















