jatim.jpnn.com, SURABAYA - Seorang pelanggan dealer mobil di kawasan Kenjeran, Surabaya akhirnya mendapatkan unitnya setelah sempat merasa ditipu karena kendaraan yang sudah dibayarnya tak kunjung tiba.
Pernyataan tersebut diungkapkan secara langsung oleh Nensi Natalia melalui unggahan video media sosial Instagram resmi Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, yakni @cakj1.
Nensi sendiri telah mendatangi Rumah Aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya, sebanyak tiga kali. Dia meminta bantuan karena mobil listriknya tidak diterima meski sudah dibayar lunas.
“Sekitar tanggal 5 September, perusahaan pusatnya telepon dan minta bertemu, jadi langsung pihak pusat datang dari Jakarta,” kata Nensi dalam unggahan @cakj1, Rabu (9/9).
Nensi menyebut dalam pertemuan itu pihak perusahaan bertanya kembali perihal kronologi terkait kasusnya secara detail. Lalu, dia menerima mobil listrik sesuai dengan pembelian awal.
“Mereka sebenarnya sudah tahu kasus saya, lalu akhirnya meminta berdiskusi untuk penyelesaiannya dan akhirnya mendapatkan unit sebagai hak saya,” jelasnya.
Di sisi lain, Nensi mengungkapkan pihak dealer tempatnya membeli mobil tidak ada dalam pertemuan itu. Menurutnya, sikap tersebut murni diambil dari perusahaan mobil listriknya.
“Pihak perusahaan mobilnya minta maaf, dia segera menginvestigasi, maksudnya memperbaiki SOP (standar operasional prosedur) dari pihak dealer dan juga pihak salesnya,” ujarnya.







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)











