jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta aparat mengusut tuntas pelaku dan jaringan di balik kasus penembakan terhadap pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, Rabu (9/9).
"Jangan berhenti pada siapa yang menarik pelatuk. Ungkap siapa yang merencanakan, memasok senjata, dan memberikan dukungan terhadap aksi kekerasan ini," kata dia melalui layanan pesan, Jumat (11/9).
Diketahui, tiga ASN, yakni WB (24), AR (49), dan AAM (35), tewas ditembak di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu kemarin.
Ketiga korban menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.
Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz memastikan KKB menjadi pelaku penembakan terhadap tiga korban yang baru selesai meninjau kegiatan cetak sawah.
AR dan AAM tewas di lokasi kejadian setelah peristiwa penembakan, sedangkan WB sempat dievakuasi ke RSUD Wamena, tetapi meninggal dunia saat perawatan.
Sukamta mengatakan meningkatnya serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap masyarakat sipil harus menjadi perhatian serius pemerintah.
"Negara wajib melindungi setiap warga negara, terlebih mereka yang bertugas menghadirkan pembangunan dan ketahanan pangan di Papua," kata alumnus Universitas Salford, Inggris Raya itu.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













