jateng.jpnn.com, TEMANGGUNG - Kondisi kekeringan akibat musim kemarau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terus meluas. Pemerintah daerah hingga kini telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 142 tangki kepada masyarakat terdampak.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto mengatakan permintaan bantuan air bersih kembali datang dari sejumlah wilayah.
“”Kemarin ada permintaan air bersih dari Desa Ngropoh dan Dusun Tanjungsari, Desa Kemloko, Kecamatan Kranggan,” kata Totok, Jumat (11/9).
Menurut dia, pemerintah masih melakukan distribusi air bersih secara rutin untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kemarau.
Totok mengatakan titik distribusi bantuan sejauh ini masih berada di lokasi yang sama. Namun, cakupan wilayah terdampak mulai bertambah setelah muncul permintaan dari Desa Ngropoh dan Dusun Tanjungsari.
Kondisi tersebut berpotensi semakin meluas apabila hujan belum turun dalam beberapa pekan ke depan.
“Kalau kondisi seperti ini berlangsung selama satu bulan ke depan, sampai awal Oktober 2026, kemungkinan jumlah penerima manfaat air bersih juga akan bertambah,” ujarnya.
BPBD Temanggung, kata Totok, terus memantau perkembangan kondisi di lapangan untuk menentukan kebutuhan distribusi berikutnya.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













