jogja.jpnn.com, BANTUL - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul memulai pendistribusian material untuk program padat karya infrastruktur Bantuan Keuangan Khusus (BKK) DIY Tahun Anggaran 2026.
Program yang dirancang untuk memperluas lapangan kerja ini menyasar 124 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Bantul.
Setiap lokasi mengantongi alokasi anggaran sebesar Rp 100 juta. Dana tersebut difokuskan untuk pembangunan infrastruktur pedesaan, seperti jalan corblok, talut, dan saluran drainase.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Agung Kurniawan mengungkapkan bahwa pengiriman bahan bangunan oleh pihak penyedia telah berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) dan dijadwalkan selesai pada 24 September mendatang.
"Droping material ini dilakukan secara berkelanjutan ke 124 lokasi. Agar efisien, wilayah pengerjaan dibagi menjadi dua area, yakni wilayah timur dan barat dengan penyedia yang berbeda di masing-masing area," jelas Agung, Kamis (10/9).
Jenis material yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan fisik masing-masing lokasi.
Paket pengerjaan jalan corblok menerima semen, pasir, dan split, sementara paket pengerjaan talut mendapatkan semen, batu belah, serta pasir.
Program padat karya ini dirancang untuk menyerap tenaga kerja lokal secara langsung.


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















