jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan agribisnis PT Royal Agro Industri (RAI) memperkuat integrasi bisnisnya, termasuk dalam hal hilirisasi produk pertaniannya.
Dalam rangka itu pula perusahaan milik Jerry Hermawan Lo (JHL) tersebut membeli alat produksi pengolahan kelapa dari Beyond, Tiongkok.
Tujuan pembelian alat modern yang sangat canggih itu untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Saat ini, PT RAI menaungi tiga pabrik pengolahan kelapa, yakni:
- PT Dewa Agricoco Industri (DAI) di Halmahera (Maluku Utara),
- PT Tri Mustika Cocomanaesa di Manado (Sulawesi Utara),
- PT Samuda Coco Indonesia di Sampit (Kalimantan Tengah).
CEO PT RAI Johanna menyatakan saat ini permintaan akan hasil pengolahan kelapa di pasar dunia terus meningkat.
“Kami sedang membangun satu pabrik lagi di Riau, yakni PT Garuda Coco Industri," katanya, Rabu (16/9).
Anna menjelaskan alat baru yang dibeli dari Tiongkok itu ditempatkan di pabrik PT RAI di Manado, Sampit dan Riau.
Saat ini pabrik Manado dan Sampit sudah berjalan, sehingga alat baru itu akan difungsikan untuk menambah jalur produksi.
Adapun untuk pabrik PT RAI di Riau, alat itu akan diset dari awal produksi.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













