jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Surabaya mendesak Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh wartawan dan jurnalis Indonesia.
Desakan tersebut disampaikan setelah Presiden Prabowo menggunakan istilah londo ireng saat berpidato dalam peringatan Hari Lahir ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada 23 Juli 2026.
Tuntutan itu disampaikan melalui aksi damai dan pembacaan pernyataan sikap yang digelar IJTI Korda Surabaya di Jalan Gubernur Suryo, tepat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (31/7).
Ketua IJTI Korda Surabaya Falentinus Hartayan mengatakan penggunaan istilah tersebut dinilai memberikan stigma terhadap profesi wartawan dan berpotensi melukai martabat insan pers yang menjalankan tugas berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.
"Kami menyesalkan pernyataan Presiden Prabowo yang memberikan stigma 'londo ireng' terhadap profesi wartawan atau jurnalis," kata Falentinus saat membacakan pernyataan sikap IJTI Korda Surabaya.
Dalam pernyataan sikap tersebut, IJTI menegaskan wartawan merupakan profesi independen yang bekerja berdasarkan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Menurut IJTI, tugas wartawan adalah menyampaikan informasi secara jujur, faktual, berimbang, serta mengutamakan kepentingan publik.
"Wartawan merupakan profesi independen yang bekerja berdasarkan kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers untuk menyampaikan informasi yang jujur, faktual, berimbang, serta berpihak pada kepentingan publik, bukan untuk merusak bangsa," ujarnya.
IJTI juga menegaskan wartawan merupakan warga negara Indonesia yang menjalankan tugas secara profesional dengan berbagai risiko demi menjaga transparansi, mengawasi jalannya pemerintahan, serta mengawal demokrasi.



















.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

