Jembrana Garap Teba Komunal untuk Sampah Organik, Stop TPA Liar

1 month ago 28

Senin, 06 Juli 2026 – 19:11 WIB

Jembrana Garap Teba Komunal untuk Sampah Organik, Stop TPA Liar - JPNN.com Bali

Sekda Jembrana I Made Budiasa memimpin proses pemilahan sampah di TPS Kelurahan Baler Bale Agung setelah penutupan TPA Peh, 1 Juli 2026 lalu. Foto: Pemkab Jembrana

bali.jpnn.com, JEMBRANA - Pemkab Jembrana bersama seluruh Kepala Desa (Perbekel) dan Lurah sepakat mengambil langkah radikal untuk mengatasi karut-marut sampah.

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekda I Made Budiasa, Minggu kemarin (5/7), disepakati bahwa solusi utama akan dimulai dari tingkat desa.

Salah satu terobosan utama yang disepakati adalah pembuatan teba komunal (lubang sampah organik tradisional) di setiap desa dan kelurahan yang masih memiliki lahan kosong.

"Para perbekel dan lurah memohon fasilitasi alat berat untuk mempercepat pembuatan teba komunal ini.

Selain itu, mereka juga berharap tanah aset Pemprov Bali yang ada di wilayah masing-masing bisa diizinkan untuk digunakan sebagai lokasi teba komunal," kata Plt Kadis LHPKP Jembrana, I Wayan Putra Mahardika.

Fokus utama kini beralih pada optimalisasi TPS3R untuk mengeksekusi sampah organik langsung di sumbernya.

Ke depan, sampah jenis ini dipastikan haram masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Sebagai gantinya, sampah organik akan dialihkan ke TPST untuk diproses menjadi kompos, dengan kapasitas yang dibatasi agar pengelolaan tetap terkendali,” ujar I Wayan Putra Mahardika.

Pemkab Jembrana bersama seluruh Kepala Desa (Perbekel) dan Lurah sepakat mengambil langkah strategis mengatasi sampah dengan membuat teba komunal

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |