Korban Pembacokan Debt Collector Belum Bisa Beraktivitas, PSHT: Tangkap Semua Pelaku

6 days ago 7

Jumat, 31 Juli 2026 – 20:32 WIB

 Tangkap Semua Pelaku - JPNN.com Jatim

Aksi PSHT di Mapolrestabes Surabaya menuntut pelaku pembacokan anggotanya ditangkap polisi, Jumat (31/7). Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ketua Lembaga Hukum dan Advokasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kota Surabaya HM Rosadin mengungkap kondisi terkini valet sekaligus anggota pesilat yang menjadi korban pembacokan oknum debt collector. 

Rosadin mengatakan korban saat ini sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, tetapi masih menjalani masa pemulihan sehingga belum dapat beraktivitas seperti biasa.

"Kondisi korban masih recovery, belum bisa beraktivitas. Sudah pulang dua tiga hari yang lalu," ungkap Rosadin, Jumat (31/7). 

Pihaknya mendesak kepolisian segera menuntaskan pengusutan kasus pembacokan terhadap salah satu anggotanya dengan menangkap seluruh pelaku yang diduga terlibat.

Rosadin menyatakan tuntutan utama massa dalam aksi damai di depan Mapolrestabes Surabaya adalah penegakan hukum yang menyeluruh dan tidak berhenti pada penangkapan sebagian pelaku.

"Intinya aksi hari ini kami menekankan penegakan hukum yang komprehensif, konkret, dan final. Jangan sampai pelaku-pelaku lain yang sudah terindikasi melalui CCTV maupun alat bukti lainnya justru tidak segera diproses," kata Rosadin.

Menurut dia, apabila seluruh pelaku tidak diproses, hal itu dikhawatirkan menjadi preseden buruk dan memicu aksi kekerasan serupa di Surabaya.

"Jangan sampai aksi-aksi anarkis seperti ini menjadi kebiasaan. Seolah-olah orang boleh membawa senjata tajam, membacok orang, lalu tidak ada konsekuensi hukumnya," ujarnya.

PSHT Surabaya mengungkap korban pembacokan yang diduga dilakukan oknum debt collector telah pulang dari rumah sakit, tetapi masih menjalani pemulihan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |