Pemkot Jogja Ingin Koperasi Merah Putih Jadi Agregator Pasar Usaha Lokal

6 hours ago 4

Sabtu, 01 Agustus 2026 – 21:15 WIB

Pemkot Jogja Ingin Koperasi Merah Putih Jadi Agregator Pasar Usaha Lokal - JPNN.com Jogja

Koperasi Desa Merah Putih (KDPM). Foto: Januardi/JPNN

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta terus mematangkan arah dan strategi bisnis Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dengan menjadikannya agregator pasar yang memasarkan produk-produk unggulan mitra maupun anggota.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengatakan bahwa peran sebagai agregator adalah langkah paling realistis dan potensial untuk penguatan ekonomi berbasis koperasi di Kota Jogja.

"Kota Yogyakarta enggak punya sumber daya alam sehingga yang paling pas bagi koperasi (KKMP) adalah agregator," ujar Wawan Harmawan di Yogyakarta, Sabtu (1/8).

Sebagai agregator, KKMP didorong untuk menjalin kerja sama lintas daerah. Produk-produk berkualitas dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kabupaten sekitar dapat diserap dan dipasarkan oleh KKMP di Kota Yogyakarta.

“Misalnya, jika KDMP Bantul atau Sleman berasnya bagus, bisa dipasarkan juga ke koperasi (KKMP) di Kota Yogyakarta. Jadi, bisa sinergi dan dikolaborasikan, Yogyakarta tinggal ngambil pasokan produk dari kabupaten," jelas Wawan.

Saat ini, dari total 45 kelurahan di Kota Yogyakarta, sudah ada 10 Koperasi Merah Putih yang aktif beroperasi.

Wawan menilai pasar bagi KKMP sebenarnya sudah sangat jelas dan berada di depan mata, yakni warga di wilayah kelurahan itu sendiri.

Strategi utamanya kini adalah memastikan pasokan bahan pokok berjalan lancar dengan harga bersaing.

Pemerintah Kota Yogyakarta akan menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai agregator produk-produk lokal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |