Pengamat Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Faktor Utama Elektabilitas Prabowo Kalah oleh Dedi Mulyadi

6 days ago 18

Jumat, 31 Juli 2026 – 17:00 WIB

Pengamat Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Faktor Utama Elektabilitas Prabowo Kalah oleh Dedi Mulyadi - JPNN.com Jabar

Presiden Prabowo Subianto. Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar/pri

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Hasil survei Saiful Munjani Research and Consulting (SRMC) menempatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi dalam simulasi calon presiden.

Bahkan, angka dukungan KDM melampaui Presiden Prabowo Subianto yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

Dalam survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026 itu, KDM memperoleh elektabilitas sebesar 35 persen. Sementara itu, Prabowo berada di posisi kedua dengan 14,5 persen.

Sejumlah tokoh nasional lainnya berada di bawah kedua nama tersebut, yakni Anies Baswedan (8,2 persen), Gibran Rakabuming Raka (7,7 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,9 persen, Ganjar Pranowo 4,2 persen, Mafud MD 4 persen, Puan Maharani 1,3 persen, Sherly Tjoanda 1,2 persen, Purbaya Yudhi Sadewa 1,1 persen, serta Surya Paloh 1 persen.

Survei melibatkan 749 responden yang mewakili warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih. Sebanyak 605 responden diwawancarai melalui telepon menggunakan metode double sampling, sedangkan 144 responden diwawancarai secara tatap muka dengan metode stratified multistage random sampling.

Sampel dipilih secara acak dengan margin of error ±3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Pengamat Politik Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Pius Sugeng Prasetyo, menilai tingginya elektabilitas KDM dipengaruhi sejumlah faktor.

Menurut dia, popularitas masih menjadi variabel utama dalam kontestasi pemilihan presiden.

Pengamat mengungkapkan penyebab Dedi Mulyadi mampu mengungguli Prabowo Subianto dalam Survei SRMC.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |