jpnn.com, JAKARTA - Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP HIKMAHBUDHI) memberikan "kartu kuning" kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sebagai bentuk kritik konstruktif terhadap lemahnya perhatian pemerintah terhadap agenda pembinaan dan pemberdayaan pemuda.
PP HIKMAHBUDHI menilai hingga saat ini perhatian Kementerian Pemuda dan Olahraga masih lebih banyak terserap pada sektor olahraga, sementara pembangunan kepemudaan belum menunjukkan dampak yang dirasakan secara luas oleh organisasi kepemudaan, mahasiswa, maupun komunitas pemuda di berbagai daerah.
Ketua Umum PP HIKMAHBUDHI Candra Aditiya menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah memasuki momentum penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Oleh karena itu, pembinaan karakter, kepemimpinan, kewirausahaan, literasi digital, hingga penguatan organisasi kepemudaan harus menjadi prioritas utama pemerintah.
"Kami memberikan kartu kuning kepada Menpora sebagai pengingat bahwa pemuda tidak boleh diposisikan hanya sebagai pelengkap agenda pembangunan. Pemuda adalah subjek utama yang harus dibina secara serius, terukur, dan berkelanjutan," tegasnya.
Lebih lanjut, Candra Aditiya mengatakan tantangan pemuda saat ini semakin kompleks, mulai dari meningkatnya angka pengangguran, rendahnya akses pengembangan kapasitas, hingga terbatasnya ruang inovasi dan kewirausahaan.
Oleh karena itu, Kemenpora diharapkan lebih aktif membangun kolaborasi dengan organisasi kepemudaan, kemahasiswaan dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan.
"Kami ingin melihat Kemenpora hadir sebagai motor penggerak pembinaan generasi muda, bukan hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memastikan lahirnya ekosistem yang mampu mencetak pemuda yang berkarakter, inovatif, berdaya saing, dan memiliki semangat kebangsaan," lanjutnya.

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
