jpnn.com, JAKARTA - Meraup puluhan juta rupiah dari unggahan potongan video mungkin terdengar seperti clickbait.
Namun, bagi sebagian anak muda, aktivitas ini mulai berkembang menjadi profesi baru.
Di tengah ledakan konten video pendek, muncul profesi clipper yang menarik perhatian.
Berbeda dengan influencer, clipper bekerja di balik layar tanpa harus membangun personal brand atau memiliki banyak pengikut untuk menghasilkan uang dari konten.
Fenomena ini tumbuh seiring konsumsi internet yang makin tinggi. Survei APJII 2026 mencatat 81,72 persen orang Indonesia telah menjadi pengguna internet.
Besarnya jumlah pengguna ini ikut memperluas ruang bagi konten untuk diproduksi, didistribusikan, dan dimonetisasi.
Mengenal Clipper dan Cara Kerjanya
Secara sederhana, clipper mengambil materi seperti podcast, livestream, interview, atau video panjang, lalu mengubah bagian paling menarik menjadi konten pendek untuk TikTok, Instagram Reels, atau YouTube Shorts.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













