Restrukturisasi BUMN Era Prabowo Disorot, Danantara Dinilai Punya Mandat Besar

1 hour ago 3

Jumat, 18 September 2026 – 15:51 WIB

Restrukturisasi BUMN Era Prabowo Disorot, Danantara Dinilai Punya Mandat Besar - JPNN.com Jabar

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dokumentasi Biro Pers Istana

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Langkah Presiden Prabowo Subianto merombak struktur badan usaha milik negara (BUMN) mendapat sorotan dari akademisi internasional.

Restrukturisasi tersebut dinilai sebagai langkah besar untuk membenahi jaringan BUMN yang selama bertahun-tahun berkembang menjadi struktur organisasi yang sangat kompleks.

Profesor Departemen Hubungan Internasional Webster University, Rovshan Ibrahimov, menilai langkah tersebut merupakan bagian penting dari arah kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo atau yang kerap disebut sebagai Prabowonomics.

Menurutnya, pemerintah Indonesia menghadapi persoalan serius karena jumlah entitas BUMN beserta anak perusahaan dan turunannya ternyata jauh lebih banyak dari perkiraan awal.

Prabowo sebelumnya memperkirakan jumlah entitas yang perlu ditata berada di kisaran 300 hingga 400. Namun, setelah dilakukan pemetaan, jumlahnya disebut mencapai 1.074 entitas.

Struktur tersebut kemudian berkembang hingga membentuk lapisan anak perusahaan, cucu perusahaan, bahkan cicit perusahaan.

Ibrahimov menilai kondisi itu berpotensi membuat akuntabilitas semakin lemah dan memunculkan tumpang tindih fungsi di antara perusahaan negara.

"Ketika struktur BUMN semakin jauh dari pemilik utamanya, kepentingan mempertahankan diri mulai menggantikan tujuan pelayanan publik," ucap Ibrahimov dalam keterangan tertulisnya yang diterima JPNN.com, dikutip Jumat (18/9/2026).

Restrukturisasi BUMN di era Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai langkah besar untuk membenahi struktur perusahaan negara yang selama ini semakin kompleks.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |