Tak Pulang ke Yogyakarta, PSIM Pilih Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United

7 hours ago 4

Rabu, 16 September 2026 – 09:34 WIB

Tak Pulang ke Yogyakarta, PSIM Pilih Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United - JPNN.com Jatim

PSIM Yogyakarta memilih menetap di Surabaya setelah melawan Persebaya demi menjaga kebugaran pemain sebelum menghadapi Madura United di Pamekasan. Foto: Dok. ileague.id

jatim.jpnn.com, SURABAYA - PSIM Yogyakarta memilih menetap di Surabaya setelah melakoni laga pekan kedua BRI Super League 2026/27 melawan Persebaya, Minggu (13/9) malam. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga kebugaran pemain sebelum menjalani laga tandang kontra Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9).

Manajer PSIM Yogyakarta Iksan Mahar mengatakan keputusan menetap di Surabaya merupakan hasil kesepakatan manajemen dan tim pelatih. Langkah itu dinilai lebih efektif untuk menghindari kelelahan pemain akibat perjalanan panjang setelah menjalani pertandingan ketat melawan Persebaya.

“Manajemen dan tim pelatih telah sepakat untuk menetap di Surabaya demi mencegah kelelahan pemain akibat perjalanan. Setelah menjalani pertandingan yang ketat melawan Persebaya, para pemain sangat membutuhkan waktu istirahat yang cukup,” ujar Iksan dikutip dari laman ileague.id, Rabu (16/9).

Menurut dia, jika tim kembali lebih dulu ke Yogyakarta, kemudian harus melakukan perjalanan lagi menuju Pamekasan, beban fisik pemain berpotensi bertambah.

Selain faktor kebugaran, efisiensi perjalanan juga menjadi pertimbangan. Jarak Surabaya menuju Pamekasan dinilai lebih praktis dibandingkan PSIM harus kembali ke Yogyakarta sebelum bertolak lagi ke Madura.

“Apabila tim dipaksakan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu, beban fisik akan bertambah dan berisiko menurunkan performa,” tuturnya.

Selama berada di Surabaya, tim pelatih bakal memaksimalkan waktu untuk mempersiapkan skuad menghadapi Madura United. Ada tiga aspek utama yang menjadi perhatian, yakni recovery, asupan gizi dan nutrisi pemain, serta pematangan taktik.

“Sisa waktu ini kami optimalkan sepenuhnya untuk pemulihan fisik (recovery), pengawasan asupan gizi, dan pematangan taktik,” kata dia.

PSIM Yogyakarta memilih menetap di Surabaya setelah melawan Persebaya demi menjaga kebugaran pemain sebelum menghadapi Madura United di Pamekasan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |