jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ramai di media sosial mengenai keberadaan sesar aktif baru yang ada di wilayah Surabaya, setelah sebelumnya Kota Pahlawan telah dilewati oleh patahan Kendeng.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @gempa_dan_cuaca, informasi sesar aktif baru Surabaya-Madura berasal dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pria dalam video dengan nama dada Teguh Dadang itu menjelaskan jenis patahan Surabaya-Madura adalah mendatar mengiri, dengan panjang sekitar 90 kilometer.
“Tempat patahannya dari Bangkalan, Surabaya, sampai ke Kabupaten Sidoarjo. Arah patahannya dari barat daya ke timur laut,” ucap Teguh dalam video Instagram @gempa_dan_cuaca.
Teguh juga menyebut sejumlah daerah yang dilintasi oleh Surabaya-Madura tersebut yakni mulai dari Kawasan Kenjeran, Jalan Karang Asem, Jalan Ploso Timur, dan Jalan Pacar Kembang.
“Kami susuri ke Universitas Airlangga, membelah Jalan Dharmawangsa dan Jalan Nias, ke RSU Siloam Surabaya, lalu wilayah Jalan W.R Supratman, sampai wilayah Jalan Kembang Kuning Makam,” ujarnya.
Teguh melanjutkan sesar itu melintasi Jalan Bintang Diponggo, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Dukuh Pakis, Tol Surabaya-Porong, Jalan Raya Menganti, serta Jalan Pesapen.
Sesar Surabaya-Madura disebut memiliki ujung di Hutan Kota Sumur Welut, Kecamatan Lakasantri, Surabaya.


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















