jatim.jpnn.com, SURABAYA - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Surya Sembada Surabaya memperkuat sistem antisipasi, setelah kejadian aliran ke pelanggan keruh hingga berbau, Minggu (6/9) lalu.
Direktur Utama PAM Surya Sembada Surabaya Tias Alvin Papatria mengatakan langkah antisipasi tersebut, yakni meminta akses early warning milik Perum Jasa Tirta (PJT) I.
“Sehingga kami sudah antisipasi lebih dulu, dan kami sepakat PAM Surabaya akan mendapatkan akses ke early warning tadi,” kata Tias melalui rilisan persnya, Kamis (10/9).
Selain itu, PAM Surya Sembada juga berencana melakukan penambahan screening pada sumur intake. Dengan tujuan mengurangi polutan yang masuk ke instalasi pengolahan.
"Kami coba nanti akan membuat diskusi lagi dengan PJT I, ini untuk membuat semacam screening pada air intake kami," ucapnya.
Tias memastikan pihaknya akan terus memantau kualitas air yang akan dialirkan ke pelanggan. Hal tersebut meliputi pengecekan tingkat kekeruhan dan parameter kesehatannya.
"Yang ke rumah pelanggan itu menjadi prioritas kami. Kami memastikan bahwa air yang mengalir sampai ke rumah pelanggan aman untuk dikonsumsi," ujarnya.
PAM Surya Sembada mengimbau pelanggan segera melapor ketika aliran airnya keruh atau berbusa, melalui Call Center di nomor 0800-192-6666 atau WhatsApp Center 0812-331-6666.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)












