jpnn.com, KABUPATEN BANDUNG - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung memastikan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) siap dipakai sebagai venue turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen yang diikuti delapan tim Asia itu dimulai pada 25 September hingga 5 Oktober 2026 di dua kota, Bandung dan Jakarta.
Si Jalak Harupat ditunjuk FIFA sebagai venue untuk Grup B yang beranggotakan Pakistan, Tailan, Filipina, dan Vietnam, sedangkan Grup A dihuni oleh Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, yang venuenya menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Kepala Dispora Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan persiapan stadion menuju ASEAN Cup sudah 95 persen. Pengelola hanya tinggal memperbaiki bagian rumput yang krusial.
"Untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026, khususnya kami sebagai pengelola Si Jalak Harupat, Alhamdulillah berdasarkan hasil asesmen PSSI dan pihak Piala ASEAN Cup, hanya ada dua catatan yang harus kami tindaklanjuti, di antaranya berkaitan dengan perbaikan rumput," kata Dicky saat ditemui di kawasan Si Jalak Harupat, Senin (21/9/2026).
"Saat ini sudah ada perbaikan-perbaikan dari vendor yang memang disiapkan oleh FIFA. Alhamdulillah, perbaikan rumput saat ini sudah hampir 95 persen. Intinya kami dari Si Jalak Harupat siap menggelar pertandingan Piala ASEAN Cup 2026 untuk Grup B," lanjutnya.
Dicky optimistis penyelenggaraan turnamen internasional kali ini berjalan lancar. Sebelumnya, stadion berkapasitas 27 ribu itu sukses menggelar Piala Dunia U-17 tahun 2023.
Melihat keberhasilan tiga tahun lalu, Dicky meyakini hal yang sama akan terjadi dalam gelaran ASEAN Cup 2026.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















