Tavares Soroti Set Piece & Koordinasi Pemain dalam Kekalahan Persebaya Vs Garudayaksa FC

1 hour ago 3

Senin, 21 September 2026 – 15:03 WIB

Tavares Soroti Set Piece & Koordinasi Pemain dalam Kekalahan Persebaya Vs Garudayaksa FC - JPNN.com Jatim

Persebaya melawan Garudayaksa FC di Stadion GBT, Sabtu (19/9). Foto: Dok. ileague.id

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin saat menjamu Garudayaksa FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9). Bajul Ijo yang sempat unggul lebih dulu harus menerima hasil imbang 1-1 setelah Garudayaksa mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir.

Hasil tersebut membuat Persebaya menyisakan pekerjaan rumah di lini belakang. Pelatih Bernardo Tavares menyoroti koordinasi pemain ketika menghadapi situasi bola mati.

Gol Garudayaksa lahir dari skema sepak pojok pendek. Menurut Tavares, lini pertahanan Persebaya sebenarnya memiliki kesempatan untuk menghentikan proses tersebut sebelum berkembang menjadi gol.

“Kami kebobolan melalui set pieces. Saat situasi sepak pojok pendek, lini pertahanan kami tidak bergerak maju secara serempak. Kami seharusnya lebih agresif dalam menekan pemain yang menguasai bola,” ujar Tavares dikutip dari laman ileague.id, Senin (21/9).

Tavares menilai koordinasi yang kurang baik membuat Garudayaksa memiliki ruang untuk mengirimkan umpan ke tiang jauh.

“Sayangnya, kami membiarkan mereka melepaskan umpan ke tiang jauh yang berujung gol. Itulah peluang yang mereka miliki di babak kedua,” katanya.

Meski kecewa dengan gol tersebut, Tavares menilai Garudayaksa tidak banyak menciptakan peluang berbahaya pada babak kedua. Karena itu, hasil imbang terasa mengecewakan bagi pelatih yang sebelumnya menangani PSM Makassar tersebut.

Persebaya dinilai mampu mengontrol sejumlah aspek pertandingan. Namun, satu kelengahan dalam situasi bola mati membuat kemenangan yang sudah berada di depan mata akhirnya lepas.

Persebaya ditahan Garudayaksa 1-1 di GBT. Bernardo Tavares menyoroti koordinasi lini belakang saat menghadapi situasi bola mati.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |