Kredit Bank Bermasalah di Situbondo Capai 29,87 Persen, OJK Ungkap Penyebabnya

4 hours ago 8

Jumat, 18 September 2026 – 11:36 WIB

Kredit Bank Bermasalah di Situbondo Capai 29,87 Persen, OJK Ungkap Penyebabnya - JPNN.com Jatim

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Kepala OJK Jember Aris Budiman dalam acara Bankers Lunch di Aula Kantor OJK Jember, Jawa Timur. Kamis (17/9/2026) ANTARA/Novi Husdinariyanto

jatim.jpnn.com, SITUBONDO -  Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) bank umum di Kabupaten Situbondo mencapai 29,87 persen.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember Aris Budiman mengatakan tingginya angka tersebut banyak dipengaruhi kredit korporasi atau perusahaan besar.

Menurut Aris, kondisi tersebut perlu dilihat secara lebih rinci karena kredit bermasalah korporasi besar tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi perekonomian masyarakat dan pelaku usaha di Situbondo.

"Dampaknya ketika angka NPL yang tinggi akan menjadi persepsi bagi investor, dan berpikir Situbondo bermasalah, padahal kalau korporasi besar yang bermasalah kita pilah, NPL-nya sama juga dengan NPL kabupaten lain di Sekarkijang, yakni sekitar 5,04 persen," kata Aris seusai kegiatan Forum Bankers Lunch High Level Strategic Dialogue di Aula Kantor OJK Jember, Kamis (17/9).

Aris menjelaskan kredit bermasalah korporasi besar tersebut merupakan kredit dari kantor pusat bank yang berada di Jakarta.

Sementara itu, perusahaan yang menerima kredit tersebut beroperasi di wilayah Situbondo.

Ketika terdapat konsentrasi eksposur portofolio kredit dalam jumlah besar di Situbondo dan kredit tersebut bermasalah, kondisi itu akhirnya turut memengaruhi kualitas portofolio kredit secara keseluruhan di daerah.

OJK bersama Pemkab Situbondo dan sejumlah pemangku kepentingan kemudian membahas sejumlah langkah untuk menangani persoalan tersebut.

OJK Jember menyebut NPL bank umum di Situbondo mencapai 29,87 persen. Angka tersebut banyak dipeyngaruhi kredit korporasi besar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |