MM Galleri Gelar Diskusi Masa Depan Arsitektur di Era AI, Hadirkan Tim Fu dari London

47 minutes ago 2

MM Talk: AI Webinar yang digelar MM Galleri dengan menghadirkan Tim Fu, Founder & Director Studio Tim Fu. Foto: narasumber

jpnn.com, JAKARTA - Artificial Intelligence (AI) membuka kemungkinan baru dalam desain, namun kreativitas, intuisi, dan sentuhan manusia tetap menjadi bagian penting dalam arsitektur. Perkembangan AI makin mengubah cara arsitek dan desainer bekerja.

Teknologi kini tidak hanya membantu menghasilkan visual, tetapi juga digunakan untuk mengeksplorasi konsep, mengembangkan desain, mempercepat proses iterasi, hingga membantu berbagai tahapan dalam proses arsitektur.

Perubahan tersebut menjadi pembahasan dalam MM Talk: AI Webinar yang digelar MM Galleri dengan menghadirkan Tim Fu, Founder & Director Studio Tim Fu, yang bergabung secara daring dari London.

Diskusi ini turut menghadirkan Peter S. Tjioe, Founder & Creative Director MM Galleri Group, Hengky Djaja, Director MM Galleri Jakarta & Bali, serta Mario Wibowo, Architectural Photographer.

Berbasis di London, Studio Tim Fu dikenal melalui eksplorasi integrasi AI dan pendekatan komputasional dalam praktik arsitektur. Dalam presentasinya, Tim menunjukkan bagaimana AI dapat membantu arsitek mengeksplorasi lebih banyak kemungkinan dalam waktu yang lebih singkat, mulai dari ide awal, bentuk, materialitas, hingga pengembangan desain.

Menurut Tim, perkembangan AI tidak berarti manusia kehilangan perannya dalam proses desain. Justru, manusia perlu semakin aktif dalam mengarahkan teknologi agar menghasilkan output yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan desain.

“Guiding it is always better than not guiding it because ultimately I think at the AI stage currently still requires a lot of human input to give you better results,” ujar Tim Fu.

Dalam praktiknya, Studio Tim Fu menggunakan AI sebagai bagian dari proses eksplorasi, refinement, dan pengembangan desain. Teknologi membantu mempercepat proses iterasi, sementara keputusan mengenai konsep, fungsi, konteks, material, hingga kelayakan desain tetap membutuhkan pertimbangan manusia.

Founder & Creative Director MM Galleri Group Peter S. Tjioe melihat AI sebagai tool untuk memperluas kreativitas manusia.

Read Entire Article
Kabar berita |