RS Premier Bintaro Kenalkan Teknologi Robotik untuk Operasi Tulang Belakang

1 hour ago 2

Selasa, 22 September 2026 – 15:15 WIB

RS Premier Bintaro Kenalkan Teknologi Robotik untuk Operasi Tulang Belakang  - JPNN.com Jabar

Manager Marketing RS Premier Bintaro Chintami Handayani Passat dalam diskusi kesehatan bertajuk 'Penanganan Terkini Problem Tulang Belakang dengan Navigasi Robotic' yang digelar RS Premier Bintaro' di Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Perkembangan teknologi kedokteran terus mendorong perubahan dalam penanganan berbagai masalah tulang belakang.

Salah satunya melalui penerapan robotic navigation yang membantu dokter melakukan operasi dengan perencanaan dan panduan tindakan yang lebih presisi.

Teknologi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam diskusi bertajuk 'Penanganan Terkini Problem Tulang Belakang dengan Navigasi Robotic' yang digelar RS Premier Bintaro' di Bandung.

Orthopaedic Spine Surgeon RS Premier Bintaro, dr. Asrafi Rizki Gatam, Sp.OT (K-Spine), menjelaskan tulang belakang merupakan struktur kompleks yang tidak hanya terdiri atas tulang, tetapi juga melibatkan sendi, diskus, ligamen, serta struktur saraf.

Menurut dia, berbagai kondisi dapat memengaruhi tulang belakang, mulai penyakit degeneratif, deformitas, trauma, hingga kondisi lain yang pada kasus tertentu membutuhkan tindakan pembedahan.

"Problem tulang belakang itu sangat kompleks. Bukan hanya tulangnya, tetapi ada diskus, sendi, ligamen, dan saraf yang harus diperhatikan. Karena itu, penanganannya membutuhkan perencanaan yang baik dan akurasi dalam setiap tahap tindakan," kata dr. Asrafi, Selasa (22/9/2026).

Seiring bertambahnya usia, keluhan pada tulang belakang juga dapat berkembang.

Awalnya, pasien mungkin hanya mengalami nyeri punggung yang datang dan pergi. Namun, pada sebagian kasus, keluhan dapat berkembang menjadi nyeri kronis hingga nyeri yang menjalar.

Teknologi navigasi robotik membantu dokter meningkatkan presisi operasi tulang belakang, terutama pada kasus kompleks seperti skoliosis dan deformitas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |