APHI bersama ICBA Inisiasi Penguatan Ekonomi Karbon & Biodiversitas

1 week ago 44

Kegiatan Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026 yang digelar di Bali. Dok: source for JPNN.

jpnn.com, DENPASAR - Pengembangan ekonomi karbon dan keanekaragaman hayati membutuhkan kolaborasi yang menghubungkan pengelolaan hutan lestari, kepastian regulasi, investasi bertanggung jawab, dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menjadi salah satu pendukung Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026 bersama Indonesia Carbon Credit and Biodiversity Alliance (ICBA) untuk memperkuat kerja sama dalam mengembangkan potensi tersebut.

Ketua Umum APHI Soewarso mengatakan keterlibatan pelaku usaha kehutanan penting untuk menjembatani kebijakan dengan pelaksanaan pengelolaan karbon dan perlindungan keanekaragaman hayati di tingkat tapak.

“APHI siap menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan implementasi di dunia usaha. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat standar, mendukung proyek yang kredibel, dan mengembangkan kemitraan yang bertanggung jawab,” kata Soewarso dalam Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026 di Bali (9/9).

Menurut dia, hutan memiliki fungsi yang saling berkaitan sebagai penyimpan karbon, habitat keanekaragaman hayati, pengatur tata air, serta penopang kehidupan masyarakat. Karena itu, pengembangan nilai ekonomi karbon harus menjadi bagian dari pengelolaan hutan lestari.

“Tantangan kami bukan hanya bagaimana menghasilkan unit karbon. Tanggung jawab yang lebih besar adalah membangun pasar karbon berintegritas tinggi yang dipercaya pembeli, menarik investasi yang bertanggung jawab, memberikan manfaat yang adil kepada masyarakat, dan memperkuat kelestarian hutan,” ujarnya.

Soewarso menyampaikan lima prioritas APHI, yakni kepastian regulasi dan berusaha, integritas pasar karbon, pengelolaan karbon dan keanekaragaman hayati secara terpadu, pelibatan masyarakat sebagai pelaku utama, serta kolaborasi berbasis bentang alam.

Dia menjelaskan kepastian diperlukan dalam seluruh tahapan pengembangan proyek karbon, mulai dari penetapan kondisi dasar atau baseline, validasi dan verifikasi, pencatatan dalam sistem registri, penerbitan unit karbon, hingga perdagangan.

APHI bekerja sama dengan ICBA untuk menginisiasi penguatan ekonomi karbon dan biodiversitas.

Read Entire Article
Kabar berita |