jatim.jpnn.com, MALANG - Arema FC mulai mematangkan persiapan menghadapi PSM Makassar pada pekan kedua BRI Super League 2026/27. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (13/9).
Pelatih Arema FC Marcos Santos menilai PSM bukan lawan yang mudah. Karena itu, timnya tidak ingin hanya mengandalkan momentum kemenangan pada laga perdana.
Arema FC menyiapkan sejumlah skema untuk mengantisipasi karakter permainan PSM yang dinilai memiliki organisasi permainan kuat.
"Kami mencoba mensimulasikan beberapa situasi, berusaha memahami tim Makassar yang merupakan tim sangat kuat. Mereka sangat siap dan dilatih dengan baik. Saya sangat suka permainan mereka saat melawan Persib Bandung, meskipun mereka kalah," kata Marcos dikutip dari laman ileague.id, Kamis (10/9).
Marcos mengaku telah mempelajari pertandingan PSM melawan Persib Bandung. Meski kalah, PSM dinilainya mampu menunjukkan permainan yang bagus dan bahkan sempat unggul lebih dulu.
"Mereka kalah lawan Persib Bandung, tapi setelah kami tonton pertandingannya, mereka tim yang sangat bagus. Mereka sempat unggul 1-0. Jadi, kami mensimulasikan beberapa situasi yang kami perkirakan akan dihadapi melawan PSM Makassar, menyiapkan dua hingga tiga skema permainan," ujar pelatih asal Brasil itu.
Menurut Marcos, salah satu kekuatan PSM terletak pada organisasi pertahanan yang rapi. Selain itu, Juku Eja juga memiliki karakter permainan vertikal dengan mengandalkan bola panjang ke lini depan.
"Mereka tim yang bertahan sangat terorganisir, bermain vertikal, tidak terlalu mengandalkan penguasaan bola, melainkan suka bola-bola panjang langsung ke depan, terutama mencari pemain Jepang mereka (Kodai Tanaka)," kata Marcos.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















