jpnn.com, BANJARMASIN - Jasa Raharja Group bergerak cepat memberikan respons tanggap darurat terhadap musibah hilang kontak yang dialami Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari.
Jajaran direksi bahkan turun langsung meninjau Posko Koordinasi Penanganan Musibah di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Kunjungan kerja bersama jajaran direksi ini dilakukan guna memastikan seluruh proses pendataan, verifikasi korban, serta sinergi pelayanan hak-hak santunan dan klaim bagi penumpang, awak kapal, hingga pemilik barang atau kendaraan berjalan secara terpadu, proaktif, dan cepat.
Dirut JR Muhammad Awaluddin mengatakan mereka akan terus mengikuti perkembangan proses evakuasi dan melakukan koordinasi dengan posko SAR, rumah sakit, kepolisian, serta pihak terkait lainnya.
“Dalam kondisi seperti ini, yang paling utama adalah memastikan korban mendapatkan penanganan dengan baik. Kami akan terus mengikuti perkembangan di lapangan dan memastikan pelayanan Jasa Raharja berjalan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Penanganan musibah kecelakaan KM. Virgo Transport 8 dilakukan secara terpadu melalui skema perlindungan dasar Jasa Raharja dan perlindungan tambahan dari Jasaraharja Putera.
Sebagai badan usaha milik negara yang menjalankan amanat Undang-Undang No. 33 Tahun 1964, Jasa Raharja akan memberikan santunan Rp50 juta yang diserahkan kepada ahli waris yang sah.
Sementara bagi korban yang mendapatkan perawatan, sementara biaya perawatan bagi para korban luka-luka maksimal sebesar Rp20 juta yang dibayarkan langsung kepada pihak rumah sakit.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













