Faktor-Faktor Penyebab Stunting di Bantul, Paparan Rokok Paling Dominan

2 days ago 4

Selasa, 04 Agustus 2026 – 20:30 WIB

Faktor-Faktor Penyebab Stunting di Bantul, Paparan Rokok Paling Dominan - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Paparan asap rokok menjadi faktor dominan penyebab stunting di Bantul. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, BANTUL - Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengungkapkan bahwa paparan asap rokok di lingkungan keluarga menjadi faktor dominan penyebab stunting pada anak di wilayah tersebut.

Temuan ini mengemuka setelah Dinkes Bantul menggelar forum Rembug Stunting yang melibatkan berbagai pihak untuk memetakan akar permasalahan gizi buruk pada balita.

Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara menjelaskan bahwa paparan rokok dalam rumah tangga mendominasi data kasus yang ada.

Berdasarkan pendataan di tingkat kabupaten, sebanyak 61,9 persen balita yang mengalami stunting berasal dari keluarga yang memiliki anggota perokok.

"Berdasarkan hasil yang kami dapatkan, faktor determinan salah satunya adanya perokok di dalam keluarga," katanya.

Selain faktor paparan asap rokok, masalah stunting di Bantul juga dipengaruhi oleh serangkaian kondisi internal dan lingkungan keluarga.

Faktor-faktor tersebut meliputi kondisi ekonomi keluarga miskin, pola pengasuhan campuran, riwayat panjang badan lahir kurang dari 48 sentimeter, serta berat badan lahir rendah.

Tidak dilakukannya inisiasi menyusu dini, kurangnya pemberian air susu ibu secara eksklusif, hingga adanya penyakit penyerta pada anak turut memperbesar risiko terjadinya gangguan tumbuh kembang tersebut.

Dinkes Bantul menemukan fakta bahwa paparan asap rokok menjadi penyebab utama kasus stunting di wilayah tersebut.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |