Gubernur BI Mundur, Pasar Diuji Ketidakpastian

3 days ago 3

Senin, 03 Agustus 2026 – 17:15 WIB

Gubernur BI Mundur, Pasar Diuji Ketidakpastian - JPNN.com Jogja

Kantor Bank Indonesia di Yogyakarta. Foto: Januardi/JPNN

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Keputusan mendadak Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) mengguncang stabilitas pasar keuangan nasional. Langkah ini menempatkan Bank Sentral pada tantangan berat untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sekaligus menjaga benteng pertumbuhan ekonomi di tengah gejolak global yang kian memanas.

Dinamika pasar keuangan merespons negatif kabar pengunduran diri tersebut, di mana ketidakpastian mengenai kepemimpinan baru memicu spekulasi publik terkait arah kebijakan moneter ke depan.

Menanggapi gejolak pasar, Ekonom dari Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi UGM Yudhistira Hendra Pramana mengimbau agar publik dan pelaku usaha tidak panik.

Menurutnya, respons negatif pasar saat ini merupakan bentuk rational updating, yaitu sebuah proses penyesuaian ekspektasi yang wajar berdasarkan informasi baru yang diterima oleh para pelaku pasar.

"Respons negatif tersebut harus dipahami sebagai rational updating, bukan kepanikan. Ini ditandai dengan pola yang selalu muncul ketika pengunduran diri pejabat terjadi, dan pasar akan menunggu langkah pemerintah selanjutnya, dalam hal ini siapa yang akan menggantikan Perry Warjiyo," ujar Yudhistira pada Senin (3/8).

Ia menambahkan bahwa volatilitas rupiah yang tinggi berdampak langsung pada kenaikan biaya modal (cost of capital) serta pembengkakan biaya lindung nilai (hedging) bagi para pelaku transaksi barang impor.

Saat ini, pasar berada dalam posisi menunggu kejelasan penunjukan pengganti definitif serta arah kebijakan moneter jangka pendek hingga panjang, khususnya terkait implementasi UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Yudhistira menekankan pentingnya penerapan prinsip growth-friendly stability, yaitu upaya stabilisasi moneter yang dijalankan tanpa mematikan mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

Di tengah melemahnya nilai tukar rupiah, Gubernur BI Perry Warjito mendadak mundur. Pasar sedang diuji ketidakpastian.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |