banten.jpnn.com, SERANG - Helikopter HR-3604 dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang di sekitar Perairan Selat Sunda.
Rombongan insan pers tersebut dikabarkan hilang kontak pada Selasa (8/9) saat sedang meliput erupsi Gunung Anak Krakatau menggunakan kapal cepat.
Perjalanan mereka dimulai dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9), sekitar pukul 14.00 WIB, dengan jumlah total penumpang delapan orang terdiri dari lima jurnalis serta tiga kru.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Banten Al Amrad mengatakan helikopter dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian di Kawasan Gunung Anak Krakatau.
"Helikopter berangkat dari Lanud Atang Sendjaja sekitar pukul 12.36 WIB," katanya, Kamis (10/9).
Al Amrad menjelaskan terdapat tujuh personel yang ikut dalam operasi pencarian melalui jalur udara tersebut.
"Pengerahan helikopter menjadi bagian upaya penguatan pencarian melalui dukungan udara," ujarnya.
Dia mengungkapkan helikopter dikhususkan untuk melakukan pemantauan di sekitar Perairan Selat Sunda hingga Gunung Anak Krakatau.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















