jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Jalur pendakian Gunung Raung di Kabupaten Banyuwangi ditutup sementara setelah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan puncak gunung tersebut.
Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama kondisi di kawasan Gunung Raung belum sepenuhnya aman.
Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat Enny Handhayany mengatakan kebakaran terjadi di puncak Gunung Raung pada Selasa (8/9).
Menurut dia, luas area yang terbakar sekitar setengah hektare. Api telah berhasil dipadamkan oleh petugas bersama pengelola.
"Penutupan jalur pendakian oleh pengelola melalui surat edaran sesuai dengan perjanjian kerja sama bahwa pengelola punya kewenangan menutup jalur pendakian ketika keadaan (force majeure)," kata Enny saat dihubungi di Banyuwangi, Rabu (9/9).
Gunung Raung memiliki ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl). Titik kebakaran berada di kawasan puncak yang terletak di wilayah selatan Banyuwangi.
Enny mengatakan lokasi kebakaran tersebut tidak jauh dari jalur pendakian. Kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan pengelola untuk menutup sementara akses pendakian.
"Penutupan jalur pendakian dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)












