jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Pengadilan Negeri Situbondo menjatuhkan vonis masing-masing 20 tahun penjara kepada dua terdakwa kakak beradik dalam perkara pemerkosaan terhadap anak yang masih berusia 17 tahun. Kedua terdakwa yakni BH (42) ayah korban dan BS (42) paman korban.
Putusan tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Haris Suharman Lubis dalam persidangan di Ruang Sidang I Pengadilan Negeri Situbondo, Selasa.
"Kedua terdakwa BH dan BS terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana rudapaksa terhadap anak secara berlanjut dan menjatuhkan pidana penjara masing-masing 20 tahun," kata Haris saat membacakan putusan.
Vonis yang dijatuhkan majelis hakim tersebut lebih berat daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Dalam tuntutannya, JPU menuntut BH dengan pidana 19 tahun penjara, sedangkan BS dituntut 15 tahun penjara.
Majelis hakim menilai tidak terdapat keadaan yang meringankan bagi kedua terdakwa.
Alasan yang disampaikan kuasa hukum juga tidak dijadikan pertimbangan yang meringankan. Sebab, sebagai ayah dan paman, kedua terdakwa dinilai memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan menjaga kesejahteraan anggota keluarga, terutama anak.
Dalam pertimbangannya, majelis hakim juga mengacu pada nilai-nilai syariat Islam yang menempatkan ayah sebagai pemimpin keluarga yang berkewajiban menjaga, mendidik, dan melindungi anak.
Menurut Haris, tindakan seorang ayah yang justru melakukan kekerasan seksual terhadap anak merupakan pengkhianatan terhadap amanah sebagai orang tua.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
.jpeg)
