jabar.jpnn.com, KARAWANG - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatat realisasi luas tambah tanam (LTT) areal persawahan hingga Agustus 2026 mencapai sekitar 17.000 hektare.
Kepala Bidang Sarana Pertanian Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Karawang Mahmud mengatakan, capaian tersebut tergolong tinggi dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Barat. Namun, realisasi itu masih berada di bawah target yang telah ditetapkan.
"Realisasi luas tambah tanam areal persawahan ini cukup tinggi di Jawa Barat. Namun, masih di bawah target," kata Mahmud.
Menurut dia, capaian tersebut berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan oleh pihaknya.
Mahmud menjelaskan, luas tambah tanam merupakan salah satu program strategis sekaligus indikator Kementerian Pertanian untuk meningkatkan luas areal tanam dan produksi pangan nasional.
Program tersebut juga diarahkan untuk mengoptimalkan lahan pertanian guna mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan.
Dari hasil pemetaan, potensi luas tambah tanam di Kabupaten Karawang sebelumnya ditargetkan mencapai 17.447 hektare. Dengan realisasi sekitar 17.000 hektare hingga Agustus, capaian tersebut masih belum memenuhi target.
Mahmud menyebut kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi musim kemarau yang menyebabkan pasokan air ke saluran irigasi sekunder dan tersier berkurang.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















