jatim.jpnn.com, SURABAYA - KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura diduga tidak memiliki sekoci atau perahu penyelamat untuk kondisi darurat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Syafii mengatakan dugaan itu diperkuat dengan belum ditemukannya sekoci maupun kapal karet di sekitar lokasi kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Tim SAR, kata dia, juga tidak menemukan perahu penyelamat di sisi kanan, kiri, depan maupun belakang badan kapal.
"Iya, sementara tidak menemukan (sekoci di KMP Mutiara Sentosa) itu, ya," kata Syafii di Posko Terpadu Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8).
Ketiadaan sekoci diduga membuat penumpang dan awak kapal menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Mereka mengandalkan life vest atau rompi pelampung untuk bertahan di permukaan air sebelum mendapatkan pertolongan dari tim SAR maupun kapal lain di sekitar lokasi.
Syafii mengatakan hampir seluruh korban yang ditemukan dalam kondisi selamat menggunakan *life vest* saat dievakuasi. Hal serupa juga ditemukan pada korban yang meninggal dunia.
"Artinya, semua korban yang kita evakuasi itu dalam kondisi menggunakan life vest. Artinya itu. Sehingga pada saat misalkan ada yang meninggal pada saat dievakuasi itu pun terapung dalam kondisi memakai life vest," ujarnya.
Selain persoalan sekoci, keberadaan KMP Mutiara Sentosa 2 hingga kini juga belum diketahui secara pasti. Syafii mengatakan kapal tersebut tidak lagi terlihat ketika tim SAR kembali ke lokasi setelah mengantarkan korban ke sejumlah titik evakuasi.
"Memang saat kembali ke lokasi, kapal tersebut tidak terlihat, tetapi kami belum mendeklarasikan hilang," katanya.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
.jpeg)
