bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster kembali mengupdate perkembangan terbaru proyek Tol Gilimanuk-Mengwi.
Menurut Koster, berdasar pertimbangan teknis dan perencanaan ulang, terdapat penyesuaian trase dimana ruas jalan Gilimanuk hingga Pekutatan tidak lagi berstatus tol sebagaimana rencana awal.
Sebagai gantinya, jalur tersebut dilakukan peningkatan kapasitas jalan nasional.
Namun, untuk ruas Pekutatan, Jembrana, menuju Mengwi, Badung sepanjang 42 km tetap dilanjutkan sebagai jalan tol.
"Mudah-mudahan ini tidak ada halangan karena ada perubahan trase, sehingga ada perubahan perencanaan, perubahan anggaran," ujar Gubernur Koster dilansir dari Antara.
Koster mengatakan ada target agar proses tender dapat berlangsung pada akhir 2026 dan pengerjaan fisik bisa dimulai pada awal 2027.
Sebelumnya, Plt. Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Kementerian PU Ni Komang Rasminiati menyatakan pemerintah meninjau ulang studi kelayakan dan ruang lingkup (re-scoping) proyek Tol Gilimanuk-Mengwi.
"Awalnya lingkup proyek dari Gilimanuk sampai Mengwi itu kurang lebih sekitar 90 km. Ini nanti akan dilakukan re-scoping untuk mengubah targetnya," ujar Ni Komang Rasminiati.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















