jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - PT Pertamina menambah kuota pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan solar untuk Kabupaten Pamekasan. Penambahan kuota tersebut diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan bermotor di sejumlah SPBU sekaligus memenuhi kebutuhan BBM bersubsidi yang cenderung meningkat.
Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Pamekasan Sri Puji Harijani mengatakan kuota solar untuk Pamekasan pada 2026 mencapai 36.431 kiloliter (kL). Jumlah itu meningkat dibandingkan kuota pada 2025 yang hanya 32.000 kL.
"Ada kenaikan sebanyak 4.431 kiloliter untuk tahun 2026 ini dibanding 2025," kata Sri Puji Harijani di Pamekasan, Rabu (9/9).
Sementara itu, kuota Pertalite juga mengalami kenaikan. Kuota Pertalite yang sebelumnya 77.000 kL bertambah menjadi 80.544 kL atau naik 3.544 kL.
"Kenaikan kuota BBM bersubsidi oleh BPH Migas ini setelah mempertimbangkan tingkat penyerapan yang terjadi di lapangan," ujarnya.
Sri Puji mengatakan penambahan kuota tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan BBM bersubsidi sekaligus mengurangi antrean di SPBU. Namun, dia mengingatkan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan solar diperuntukkan bagi pemilik kendaraan bermotor sesuai ketentuan.
"Pembelian menggunakan jeriken diperbolehkan apabila pembeli mengantongi rekomendasi dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait," katanya.
Dia mencontohkan rekomendasi dapat diberikan dinas pertanian bagi petani yang membutuhkan BBM untuk mesin bajak sawah.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)












