jatim.jpnn.com, SURABAYA - Orang tua diimbau tidak hanya terpaku pada klaim yang tercantum di bagian depan kemasan saat memilih produk nutrisi untuk anak. Membaca daftar komposisi dinilai menjadi langkah penting agar orang tua memahami kandungan utama produk yang akan dikonsumsi anak.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang–Pediatri Sosial Prof Dr dr Rini Sekartini, Sp.A(K), mengatakan pemenuhan nutrisi anak tidak hanya ditentukan oleh jumlah asupan, tetapi juga kualitas dan keseimbangan zat gizi sejak usia dini.
Menurut Prof Rini, dua tahun pertama kehidupan atau periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan merupakan fase penting bagi pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta pembentukan sistem kekebalan tubuh anak.
Pada masa tersebut, anak membutuhkan asupan energi, protein, lemak esensial, zat besi, zinc, vitamin, dan berbagai mineral dalam jumlah yang seimbang. Selain nutrisi, stimulasi yang tepat juga berperan penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.
"Klaim dan kandungan tambahan yang ditampilkan pada kemasan sering kali hanya menggambarkan sebagian kecil dari keseluruhan produk. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada informasi di bagian depan kemasan, tetapi juga membaca dan memahami komposisi utama produk," ujar Prof Rini dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).
Dia menjelaskan daftar komposisi dapat memberikan gambaran mengenai bahan utama, kandungan tambahan, hingga kesesuaian produk dengan kebutuhan anak.
Empat Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membeli Produk Nutrisi Anak
Prof Rini membagikan empat hal yang perlu diperhatikan orang tua saat membaca label produk nutrisi anak.
1. Perhatikan bahan yang berada di urutan pertama
Bahan yang tercantum paling awal dalam daftar komposisi umumnya merupakan komponen dengan jumlah terbanyak dalam produk.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
