jpnn.com, JAKARTA - Di tengah upaya memperkuat transparansi perdagangan komoditas nasional, Indonesia perlu memperkuat mekanisme pembentukan harga (price discovery) di dalam negeri agar harga referensi makin mencerminkan kondisi pasar nasional.
Sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki posisi strategis untuk membangun harga referensi domestik yang lebih kredibel melalui aktivitas perdagangan yang berlangsung secara transparan, likuid, dan berkesinambungan.
Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX) Yazid Kanca Surya mengatakan harga referensi yang kuat tidak lahir dari penetapan sepihak, melainkan dari transaksi yang benar-benar mencerminkan interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar.
"Harga referensi dibangun melalui proses price discovery. Ketika transaksi berlangsung secara terbuka, melibatkan banyak pelaku pasar, dan dilakukan secara berkesinambungan, harga yang terbentuk akan semakin mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya. Dari proses inilah lahir harga referensi yang kredibel," ujar Yazid.
Menurutnya, penguatan price discovery menjadi makin relevan bagi Indonesia yang memiliki peran penting dalam perdagangan komoditas strategis, termasuk minyak sawit.
Selama ini, pelaku usaha masih banyak mengacu pada benchmark internasional sebagai referensi harga. Padahal, sebagai produsen utama, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat pembentukan harga di dalam negeri sehingga mampu menghadirkan referensi yang makin mencerminkan karakteristik pasar nasional.
Proses tersebut, lanjut Yazid, tidak dapat dilepaskan dari aktivitas perdagangan yang aktif. Semakin banyak transaksi yang dilakukan melalui mekanisme bursa dengan kontrak yang terstandarisasi dan pencatatan yang transparan, semakin representatif pula harga yang terbentuk sebagai cerminan kondisi pasar.
Sebagai gambaran, perdagangan minyak sawit dalam beberapa pekan terakhir berlangsung secara dinamis. Pada pekan terakhir Juli 2026, harga acuan global Olein yang mengacu pada FPOL Bursa Malaysia Derivatives (BMD) meningkat 3,52%, dari USD1.135 per ton menjadi USD1.175 per ton dibandingkan pekan sebelumnya.

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
