Persib Lolos ke Final Piala Presiden, Pelatih Meradang Singgung Jadwal Padat Turnamen

3 hours ago 2

Persib Lolos ke Final Piala Presiden, Pelatih Meradang Singgung Jadwal Padat Turnamen

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penyerang Persib Balsa Sekulic coba mencuri bola dari pemain Persija dalam partai semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Selasa (4/7/2026). Foto: dok. Media Piala Presiden

jpnn.com, BANDUNG - Persib Bandung mengamankan tiket ke babak final Piala Presiden 2026 setelah menumbangkan rival abadinya, Persija Jakarta.

Pertandingan yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Bali, itu berakhir dengan skor tipis 2-1.

Namun, di tengah euforia kemenangan tersebut, pelatih Persib Igor Tolic menyampaikan kritik pedas untuk penyelenggaraan Piala Presiden. 

Juru taktik asal Kroasia itu meradang melihat jadwal turnamen.

Bagaimana tidak, Maung Bandung langsung dihadapkan pada partai final yang harus digelar pada Kamis (6/8/2026), membuat skuadnya praktis hanya memiliki waktu istirahat satu hari atau kurang dari 48 jam seusai laga semifinal yang menguras tenaga.

Terlebih sebelumnya, Persib memainkan pertandingan terakhir fase grup pada Jumat (31/7/2026) dan baru bisa terbang ke Bali pada Senin (3/8) karena menunggu pengumuman venue laga semifinal dan final.

Igor dengan tegas menyatakan bahwa protes keras ini dia suarakan bukan untuk mencari alasan, melainkan demi melindungi keselamatan dan kesehatan para pemain yang terancam oleh regulasi waktu pemulihan yang tidak masuk akal.

"Satu-satunya alasan mengapa saya membicarakan hal ini sekarang adalah untuk melindungi para pemain. Jadi, tidak ada alasan lain. Saya pikir turnamen ini secara keseluruhan mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, tetap saja, sebagaimana kami ingin tim-tim menjadi lebih baik, kami juga ingin segalanya menjadi lebih baik," kata Igor seusai laga melawan Persija.

Pelatih Persib Igor Tolic meradang dan menyinggung jadwal pertandingan turnamen Piala Presiden yang terlalu padat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |