Perusahaan Amerika Serikat Ini Akan Tuntaskan Masalah Sampah di Solo Raya

3 days ago 17

Senin, 03 Agustus 2026 – 19:24 WIB

Perusahaan Amerika Serikat Ini Akan Tuntaskan Masalah Sampah di Solo Raya - JPNN.com Jateng

Ilustrasi pengolahan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung Depok, Jawa Barat. FOTO: Ricardo/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SOLO - Perusahaan asal Amerika Serikat Energy Three International tertarik mengelola sampah di Solo Raya, Jawa Tengah. Ketertarikan ini disambut baik oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Luthfi menjelaskan pengolahan sampah di Solo Raya masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Sejauh ini, kata Luthfi, sudah ada kesepakatan untuk pengolahan sampah menjadi energi listrik. Namun masih menyisakan permasalahan untuk mengolah timbulan sampah lama yang volumenya sangat besar.

“Saya senang sekali ada investor dari Amerika Serikat yang akan masuk. Ini kalau bisa harus terealisasi dan bisa menyelesaikan permasalahan sampah di Solo Raya,” katanya seusai menerima kunjungan Energy Three International, di kantornya, Senin (3/8).

Pasalnya, sampah di Solo Raya menghasilkan sekitar 2.944,55 ton sampah per hari. Jumlah itu belum mampu tertangani semua.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah Heru Djatmika menjelaskan investor dari Amerika Serikat yang akan masuk itu diarahkan ke wilayah Solo Raya meliputi Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, dan Karanganyar.

“Solo Raya itu sampahnya di atas 1.000 ton per hari. Investor ini masuk untuk waste to fuel (sampah menjadi energi, red). Nanti tempatnya di Boyolali, sudah ada lahan 20 hektare dari kebutuhan 25 hektare,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Energy Three International ASEAN Medhat Omran mengatakan proyek ini akan menuntasksn masalah sampah dan limbah yang disulap menjadi biofuel dan energi.

Masalah sampah yang ada di Solo Raya akan dikelola oleh Perusahaan asal Amerika Serikat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |