Pria di Rejang Lebong Menganiaya Ayah Kandung hingga Korban Tewas

7 hours ago 5

Pria di Rejang Lebong Menganiaya Ayah Kandung hingga Korban Tewas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pelaku ditangkap polisi. Ilustrasi Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com - Seorang pria berinisial S (38) diduga menganiaya ayah kandungnya hingga korban tewas di Desa Lubuk Mumpo, Kecamatan Kota Padang, Rejang Lebong.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP M Hasan Basri menyebut peristiwa dugaan penganiayaan berat tersebut menimpa korban Arifin (73), seorang petani warga Desa Lubuk Mumpo, pada Senin (3/8) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

"Kasus ini ditangani oleh Polsek Kota Padang. Petugas sudah mendatangi TKP dan mengamankan terduga pelaku ke Mapolsek Kota Padang, serta menyita barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau dapur," kata dia, Selasa (3/8/2026).

Kronologi kejadian bermula saat salah seorang tetangga mendengar teriakan minta tolong dari rumah korban. Saksi kemudian memberitahukan warga lain beserta istri korban, Robiyah (71).

Saat dilakukan pemeriksaan di bagian dapur rumah, korban ditemukan telah tergeletak dengan sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam.

"Korban mengalami luka tusuk di bagian kepala serta leher sebelah kanan dan kiri. Warga bersama keluarga sempat membawa korban ke Puskesmas Kota Padang untuk mendapatkan pertolongan medis, namun korban meninggal dunia dalam perjalanan," tuturnya.

Untuk mencegah munculnya gejolak pascakejadian, Kapolsek Kota Padang Iptu Medi Azwar bersama anggotanya langsung menyambangi rumah duka dan pendekatan persuasif ke rumah korban serta pihak keluarga.

Petugas kepolisian memberikan imbauan agar keluarga kedua belah pihak dapat menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

Seorang pria berinisial S (38) diduga menganiaya ayah kandungnya hingga korban tewas di Desa Lubuk Mumpo, Kecamatan Kota Padang, Rejang Lebong.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |