Soal Kedatangan Jokowi ke NTT, Andreas PDIP: Tampak Gejala Post Power Syndrome

4 hours ago 5

 Tampak Gejala Post Power Syndrome

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira. Foto: Aristo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menilai Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) tentu punya misi mendongkrak elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ketika berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun, kata dia, rakyat NTT tidak menangkap misi mendongkrak elektabilitas ketika ayah dari Ketum PSI Kaesang Pangarep itu datang ke NTT.

Hal demikian dikatakan Andreas saat ditanya awak media soal kunjungan Jokowi ke beberapa daerah, termasuk NTT.

"Bagi rakyat NTT tidak jelas misinya, malah justru memecah belah rakyat di akar rumput soal Jokowi yang masih suka main raja-rajaan," kata legislator DPR RI itu melalui layanan pesan, Senin (3/8).

Andreas merasa Jokowi mengalami gejala orang yang masih merasa punya kuasa dengan bersafari ke beberapa daerah. 

"Tampak, gejala post power syndrome pada figur ini," katanya.

Dia mengatakan Jokowi saat ini sampai harus datang ke kerumunan dan membuat acara meski menabrak tradisi.

"Tidak ada manfaatnya untuk rakyat, kecuali untuk membuat kerumunan semu, raja-rajaan semu untuk Jokowi," ungkap Andreas.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira merasa Jokowi mengalami gejala orang yang masih merasa punya kuasa dengan bersafari ke beberapa daerah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |