Upaya UD Trucks Indonesia Meningkatkan Standar Keselamatan Angkutan Barang Berbahaya

5 hours ago 4

Upaya UD Trucks Indonesia Meningkatkan Standar Keselamatan Angkutan Barang Berbahaya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

UD Trucks untuk angkutan barang berbahaya di GIIAS 2026. Foto: ridho

jpnn.com, KOTA TANGERANG - Keselamatan angkutan barang berbahaya menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam GIIAS 2026.

Melalui seminar bertajuk Sinergi Energi Berkelanjutan dan Teknologi Keselamatan Transportasi untuk Operasi Kendaraan Angkutan Barang Berbahaya, UD Trucks Indonesia mengajak pelaku industri memperkuat kolaborasi.

Langkah tersebut demi menciptakan sistem distribusi yang lebih aman dan berkelanjutan.

Seminar mempertemukan perusahaan energi, produsen kendaraan niaga, industri karoseri, hingga berbagai pemangku kepentingan.

Seminar membahas penerapan standar keselamatan dalam distribusi bahan bakar, LPG, bahan kimia, dan komoditas berbahaya lainnya.

VP Commercial & Shipping Business Development PT. Pertamina Patra Niaga, Sigit Setiawan, mengatakan keberhasilan implementasi Biodiesel B50 yang mulai disalurkan secara nasional sejak 1 Juli 2026 tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur.

Namun, juga membutuhkan sinergi antara pemerintah, industri otomotif, penyedia teknologi, dan pelaku logistik agar distribusi berjalan aman dan andal.

Dalam forum tersebut, aspek keselamatan dibahas secara menyeluruh, mulai dari kesiapan kendaraan, kualitas karoseri, kompetensi pengemudi, hingga pemanfaatan teknologi pemantauan armada.

UD Trucks Indonesia Perkuat Kolaborasi Industri untuk Tingkatkan Standar Keselamatan Angkutan Barang Berbahaya di GIIAS 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |