57 Tahun Berlayar, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Green Vessel

7 hours ago 9

57 Tahun Berlayar, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Green Vessel

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pertamina Trans Kontinental (PTK) menargetkan kinerja keuangan dan operasional yang stabil demi menghadapi dinamika dan tantangan global tahun 2026. Foto: dok Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) berkembang menjadi penyedia layanan maritim terintegrasi selama 57 tahun beroperasi.

Semakin melangkah, PTK akan perkuat operational excellence dengan modernisasi, digitalisasi dan kapal penunjang ramah lingkungan (green supporting vessel).

PTK didirikan pada 1969 sebagai Anak Usaha PT Pertamina (Persero) dengan nama PT Pertamina Tongkang sebagai jasa kapal pandu tunda.

Hingga 1991, perusahaan mendirikan beberapa anak usaha untuk mendukung layanan maritim. Pada 2011, nama PT Pertamina Tongkang berubah menjadi PT Pertamina Trans Kontinental.

Hingga kini, pengembangan bisnis telah terintegrasi pada layanan penunjang kemaritiman, mencakup penyediaan dan operasional armada kapal penunjang (support vessel), pelabuhan (port operation), layanan maritim (marine service) dan pangkalan logistik pesisir (shorebase) di sejumlah wilayah strategis Indonesia.

“Ke depan, kami akan perkuat modernisasi, digitalisasi serta green supporting vessel. Ini adalah masa depan PTK,” ujar Direktur Utama PTK Harris Abdi Sembiring Meliala saat Syukuran HUT ke-57 PTK di Kantor PTK Jakarta, Rabu (9/9).

Era kapal ramah lingkungan di PTK dimulai tahun 2019, melalui kapal Transko Rajawali yang merupakan kapal tunda (harbour tug) berbahan bakar ganda (dual-fuel) pertama di Indonesia.

Berukuran panjang 34 meter, kapal ini menggunakan bahan bakar soalr dan liquefaction natural gas (LNG), sehingga lebih ramah lingkungan dan rendah emisi.

Pertamina Trans Kontinen (PTK) akan perkuat operational excellence dengan modernisasi, digitalisasi dan kapal penunjang ramah lingkungan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |